Binatang dengan Masa Hidup Paling Singkat

Binatang dengan Masa Hidup Paling Singkat – Perubahan metabolisme, potensi biologis, kondisi lingkungan, dan banyak faktor-faktor tidak dikenal lainnya menentukan masa hidup binatang. Ada beberapa binatang yang punya umur panjang, bahkan sampai ratusan tahun.

5 Hewan dengan Umur Terpendek, Ada yang Hanya SehariNamun, ada binatang ternyata yang hanya bisa hidup beberapa jam saja. Berikut ini adalah beberapa binatang dengan masa hidup tersingkat di dunia. Apa saja?

1. Lalat capung

Mengkutip dari / Lalat capung dinyatakan sebagai binatang dengan masa hidup tersingkat di dunia. Binatang ini juga sering disebut sebagai ‘serangga satu hari’ karena masa hidupnya hanya berlangsung selama lebih kurang 24 jam.

Ada sekitar 2.500 spesies lalat capung di dunia. Menariknya, ada beberapa spesies lalat capung yang bahkan langsung mati hanya dalam beberapa jam setelah menetas.

2. Gastrotricha

Gastrotricha adalah salah satu mikroorganisme yang hidup di wilayah perairan. Mereka tumbuh maksimal hanya sampai ukuran 3 mm. Selain itu, masa hidupnya pun singkat karena hanya berlangsung selama 3 – 21 hari.

Binatang ini punya struktur tubuh transparan dan mempunya kemampuan berenang. Satu individu gastrotricha punya organ reproduksi jantan maupun betina.

3. Semut drone

Semut drone adalah kasta yang terdiri atas semut pejantan dari sebuah koloni semut. Dibanding kasta lain dalam koloni, semut drone punya perilaku malas dan tidak bekerja seperti kasta semut tentara. Masa hidup semut drone juga singkat, yakni hanya selama tiga minggu.

Merangkum dari https://116.193.190.241/ Dalam sebuah koloni yang dibangun oleh semut betina (ratu), tugas semut drone hanya untuk kawin dengan ratu agar menghasilkan keturunan. Meski begitu, semut drone punya peran penting untuk kelangsungan koloni semut.

4. Lalat rumah

Lalat rumah adalah serangga paling sering dijumpai dan paling mengganggu di rumah. Masa hidup lalat rumah singkat saja, yakni hanya selama empat minggu.

Namun, lalat rumah punya masa hidup lebih panjang dibanding jenis lalat lain di alam liar. Meski punya masa hidup singkat, seekor lalat betina mampu bertelur sampai 1.000 butir.

5. Capung

Ada sekitar 5.000 spesies capung yang berbeda di dunia. Umur maksimal yang bisa dicapai capung adalah sekitar empat bulan. Namun, kebanyakan capung tidak bisa mencapai umur tersebut karena banyak predator seprti laba-laba, burung, kadal, dan kodok.

Angin kencang dan kondisi iklim yang tidak mendukung juga menghambat pembentukan larva menjadi capung dewasa. Selain itu, capung dewasa yang berhasil terbentuk dari larva tidak bisa langsung terbang. Kondisi tersebut membuat mereka mudah dimakan oleh reptil dan burung.