Cara Membuat Windows 10 Gesit di Laptop dan Komputermu

Cara Membuat Windows 10 Gesit di Laptop dan Komputermu

Cara Membuat Windows 10 Gesit di Laptop dan Komputermu

Cara Membuat Windows 10 Gesit di Laptop dan Komputermu – Bagi pekerja kantoran, mengambil gambar yang ada di layar komputer atau screenshot merupakan kegiatan sehari-hari. Entah untuk menyimpan laporan keuangan supaya mudah dikirim melalui Whatsapp atau gambar kucing nan imut yang ditemui di website. Untuk mereka, Windows 10 semakin mempermudahnya dengan meluncurkan update snipping tools di Windows 10 Insider Preview Build 17661 (RS5).

Hampir sama dengan cara sebelumnya ketika kamu ingin mengambil screenshot, kamu cukup menekan tombol PrintScreen di keyboard atau menekan kombinasi tombol WIN+Shift+S. Bedanya, kali ini akan muncul aplikasi snipping tools. Cukup tentukan seberapa besar area gambar yang ingin kamu simpan dan simpan.

Tidak hanya sampai situ saja, kamu juga akan mendapatkan notifikasi untuk memproses gambar lebih lanjut di aplikasi Screen Sketch. Pada aplikasi tersebut, kamu dapat memberikan catatan langsung pada gambar, dan setelah itu di-share. Semua tanpa membuka aplikasi tambahan.

Laptop atau komputermu ngadat di posisi seperti gambar di atas? Keringat dingin mengucur, dan jantung berdebar kencang. Proses booting lama yang kerap terjadi pada sistem operasi Windows, terutama Windows 10, memang sering membuat kesal dan paranoid.

Selain proses booting yang lama, crash yang terus menghantui saat mengerjakan tugas atau kerjaan lewat laptop atau PC juga membuat produktivitas tersendat dan kamu gusar sendiri.

Restart laptop dan PC agar Windows 10 bisa “segar kembali”

Saran pertama yang simpel namun berdampak besar pada komputer atau laptopmu adalah, dinyalakan ulang atau restart saja. Dengan restart komputer atau laptopmu, sampah berbentuk “memori” yang tidak perlu dan background process juga dihentikan agar sistem bisa “rehat” sejenak dan segar kembali.

Ternyata, beda! Dilansir dari laman Cnet, shut down dan “restart”adalah dua hal yang beda. Shut down menyimpan seluruh proses untuk dinyalakan nanti, yang disebut fitur “Fast Startup”. Proses tersebut bisa terus menumpuk dan membuat Windows 10 lamban. Sementara, restart benar-benar “menyapu” seluruh proses dan sampah.

Jadi, kalau kamu menyalakan fitur Fast Startup pada Windows 10, restart adalah satu-satunya cara untuk mengembalikan Windows 10 ke masa jayanya.

Hilangkan berbagai “efek” yang tidak perlu di Windows 10

Cnet dan Techradar mengungkap “kemegahan” efek-efek yang disertakan pada Windows 10. Meskipun terlihat “wah”, ternyata efek-efek tersebutlah yang membuat Windows 10 melamban. Nah, alangkah lebih baik jika efek-efek ini dimatikan saja.

Pertama, efek transparansi pada kolom Start, taskbar, dan action center. Tidak sebagus namanya, efek transparansi malah membuat sistem berat, guys. Bisa dimatikan dengan cara:

Buka Settings lalu pilih Personalization;
Di tab Personalization, pilih Colors. Selanjutnya, geser hingga kamu temukan opsi Transparency effect atau Make Start, taskbar, and action center transparent, lalu geser untuk matikan.

Selain efek transparansi, Windows 10 juga memiliki berbagai efek-efek spesial nan tidak penting lainnya yang seharusnya bisa kamu non-aktifkan agar sistem bisa lebih mutakhir. Caranya adalah:

Buka File Explorer, dan pada This PC, klik kanan dan pilih Properties;
Kotak System akan muncul, lalu pilih Advanced system settings dan kotak pop-up System Properties;
Pada tab Advanced akan ada tiga bagian. Pada bagian Performance, klik Settings dan kotak pop-up Performance Options akan muncul.
Pilih Adjust for best performance atau pilih Custom dan matikan efek yang tidak penting. Klik Apply dan Ok.