Manfaat Rosemary untuk Kesehatan

Manfaat Rosemary untuk Kesehatan

Manfaat Rosemary untuk Kesehatan

Manfaat Rosemary untuk Kesehatan – Anda mungkin sudah tidak asing lagi dengan tanaman rosemary. Selain memiliki aroma yang khas, tanaman herbal ini juga memiliki beragam manfaat untuk kesehatan yang sayang untuk dilewatkan.

Rosemary yang memiliki nama latin Rosmarinus officinalis merupakan tanaman herbal yang berasal dari daratan Mediterania. Namun, tanaman herbal ini kini telah banyak dibudidayakan di Indonesia.

Dalam kehidupan sehari-hari, rosemary kerap digunakan sebagai bumbu penyedap masakan. Namun, di luar manfaat kulinernya, rosemary juga dapat dimanfaatkan sebagai aromaterapi, teh herbal, dan suplemen.

Rosemary merupakan tanaman herbal yang digunakan untuk berbagai kebutuhan. Tanaman ini kerap dijadikan aromaterapi, tambahan penyedap makanan, teh, hingga minyak esensial. Tak hanya memiliki aroma harum dan rasa yang khas, rosemary punya sejumlah manfaat kesehatan.

Rosemary adalah anggota keluarga mint Lamiaceae, sama seperti oregano, thyme, basil, dan lavender. Herbal ini merupakan sumber zat besi, kalsium, dan vitamin B-6 yang baik. Sifat obat rosemary sudah lama dimanfaatkan dalam pengobatan tradisional.

Rosemary juga hadir dalam berbagai bentuk. Daun rosemary bisa ditemukan dalam keadaan segar, kering, atau yang sudah diekstrak baik bubuk maupun cair. Aroma herbal yang dimiliki rosemary bisa memberi ketenangan saat menghirupnya.

Tingkatkan konsentrasi dan memori

Aroma rosemary yang menenangkan dapat meningkatkan konsentrasi, kinerja, kecepatan, dan akurasi pikiran seseorang. Menghirup aroma rosemary bisa membantu meningkatkan suasana hati. Sifat antioksidan dalam rosemary juga bisa mencegah timbulnya penyakit penuaan yang memengaruhi kinerja otak. Minum teh rosemary dapat membantu mengurangi hilangnya ingatan dan masalah pada otak.

Sehatkan otak

Rosemary mengandung antioksidan yang disebut asam carnosic. Senyawa ini dapat melawan kerusakan akibat radikal bebas di otak. Rosemary mengurangi peradangan di hippocampus, bagian otak yang terkait dengan emosi, pembelajaran, dan memori. Rosemary juga sudah sejak lama digunakan dalam pengobatan tradisional untuk mencegah alzheimer. Rosemary dapat membantu menghilangkan stres. Stres dapat menekan sistem kekebalan.

Sehatkan mata

Antioksidan pada rosemary juga bisa membantu menghambat perkembangan penyakit mata terkait usia. Asam carnosic yang merupakan komponen utama rosemary, secara signifikan dapat meningkatkan kesehatan mata. Minum teh rosemary dapat membantu mencegah masalah mata terkait usia.

Bantu turunkan gula darah

Rosemary juga digunakan dalam pengobatan tradisional untuk menurunkan gula darah. Penelitian telah menunjukkan bahwa senyawa dalam teh rosemary dapat menurunkan gula darah. Ini berpotensi untuk mengelola gula darah tinggi di antara penderita diabetes. Asam carnosic dan asam rosmarinic diteliti memiliki efek seperti insulin pada gula darah. Namun, penelitian lebih lanjut pada manusia masih diperlukan.

Bantu penurunan berat badan

Karena membantu melancarkan pencernaan, rosemary juga dianggap mampu membantu penurunan berat badan. Penyerapan serat yang efektif bisa mendukung penurunan berat badan yang ideal. Minum teh rosemary juga bisa meningkatkan perasaan kenyang dan mencegah makan berlebihan. Minum teh rosemary juga bisa membantu mencegah kelebihan berat badan dan obesitas.

Dukung pertumbuhan rambut

Rosemary juga bisa digunakan untuk mendukung pertumbuhan rambut. Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa minyak atau ekstrak rosemary dapat mengurangi kerontokan rambut ketika diaplikasikan pada kulit kepala. Teh dan minyak rosemary bisa meningkatkan sirkulasi darah yang bisa meningkatkan pertumbuhan rambut. Ini bisa mencegah kebotakan, ketombe, rambut rontok, uban prematur, dan penipisan.