Penghuni Terbaru Kebun Binatang Bandung

Penghuni Terbaru Kebun Binatang Bandung

Imutnya Remon Bayi Lutung Penghuni Terbaru Kebun Binatang Bandung

Imutnya Remon Bayi Lutung Penghuni Terbaru Kebun Binatang Bandung – Kabar bahagia datang di tengah pandemi Corona (Covid-19). Seekor bayi lutung (Javan silvered leaf monkey) bernama Remon menjadi penghuni baru di Kebun Binatang Bandung.

Remon usianya baru memasuki empat minggu. Bayi lutung pasangan dari induk jantan bernama Albert, dan betina bernama Luluk ini lahir pada masa pandemi pada 3 Mei 2020.

Menurut Aep Saepudin, keeper lutung di kawasan konservasi satwa di sini, Remon terlihat pertama kali pada Minggu pagi. Kala itu, Aep mendatangi kandang untuk memberi pakan.

Dengan lahirnya bayi lutung tersebut, saat ini Kebun Binatang Bandung memiliki koleksi sebanyak empat ekor lutung. Setiap hari lutung-lutung ini diberi pakan sayur-sayuran, buah buahan dan juga tempe mentah.

Dari perhitungannya, Daftar Poker Deposit Pulsa hanya bisa bertahan selama empat bulan ke depan tanpa adanya kunjungan wisatawan. Apabila melebihi batas waktu tersebut, kemungkinan sejumlah satwa herbivor akan dijadikan pakan untuk satwa karnivor.

“Tanpa ada pengunjung, akan bertahan selama empat bulan ke depan. Skenario terburuk ya kami akan memotong rusa untuk pakan macan tutul,” kata dia dilansir Antara.

Sejauh ini, dia memastikan Bazoga telah mengikuti arahan pemerintah untuk tidak beroperasi karena pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Maka dari itu pemasukan yang didapat oleh pengelola Bazoga menjadi minim.

Meskipun demikian, ia memastikan hingga kini belum ada satwa yang mati akibat kekurangan pakan. Ia berharap adanya bantuan dari pemerintah untuk membantu satwa yang ada di Bazoga.

“Skenario terburuk itu tadi bisa terjadi apabila tidak ada campur tangan atau bantuan dari pemerintah terhadap Kebun Binatang Bandung,” kata dia.

Tidak ada campur tangan atau bantuan dari pemerintah

“Untuk menambah ekstra feeding untuk anak yang baru lahir, kami juga memberikan sepotong telur rebus”, kata Aep.

Mengingat usianya masih satu bulan, bayi lutung Remon mendapat perhatian lebih, terutama dari induknya. “Kalau induknya sangat menjaga atau protektif pada si anak yang yang berusia sebulan tersebut,” ucap Aep.

Saat ini, kondisi lutung tersebut tampak sehat dan terus bergelantungan pada induknya. Untuk menemani induk lutung Luluk, keeper memasukkan seekor lutung betina dewasa bernama Fitri.

“Jadi dengan cara ini, bayi lutung bisa menyusui ke dua lutung betina dewasa. Karena secara naluriahnya lutung itu hewan yang mengasihi anaknya,” ujar Aep.

Aep mengaku tidak terkejut dengan kelahiran Remon. Ia menuturkan, sejak 23 Desember lalu induk jantan dan betina sudah berada dalam kandang yang sama sebagai proses perkawinan.

“Yang saya tahu tanggal kawinnya 23 Desember. Memang kunjungan mulai terhenti sejak Maret, jadi ada kemungkinan hasil kelahiran ini dikarenakan situasinya lebih menguntungkan buat satwa,” ungkapnya.

“Saya waktu itu pagi-pagi mau kasih makan. Pas dilihat, sudah ada bayi lutung,” kata Aep saat ditemui, Rabu.

Mengetahui keberadaan bayi lutung jantan di kandang tersebut, Aep segera melakukan tindakan dengan memindahkan induk jantan. Hal itu dilakukan karena lutung jantan tersebut masih terlihat bernafsu untuk mengawini betina.

“Nanti malah anakannya yang mati kalau dibiarkan, makanya dipisah dulu,” kata Aep.

Perlu diketahui, kebun binatang yang berlokasi di Jalan Tamansari Bandung ini masih menutup kunjungan akibat pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Penutupan dilakukan untuk meminimalisasi kunjungan wisatawan.

Sampai saat ini, pihak Kebun Binatang Bandung belum membuka kunjungan untuk wisatawan. Pihak pengelola masih menunggu pemerintah daerah memberlakukan pembatasan sosial pada masa pandemi.