Peristiwa yang Tidak Boleh di Lupakan Ketika Dewasa

Peristiwa yang Tidak Boleh di Lupakan Ketika Dewasa

Peristiwa yang Tidak Boleh Kamu Lupakan Meski Sudah Dewasa

Peristiwa yang Tidak Boleh di Lupakan Ketika Dewasa – Anda pergi makan siang bersama seseorang yang Anda kenal selama bertahun-tahun. Bersama-sama, Anda mengadakan pesta, merayakan ulang tahun, mengunjungi taman dan sama-sama suka es krim.

Menjadi dewasa sepertinya adalah idaman semua manusia. Kita akan merasa semua orang dewasa adalah mereka yang bebas melakukan apapun. Di usia berapapun, mereka tak akan memikirkan sulitnya belajar mempersiapkan ujian di sekolah. Mereka hanya memikirkan bekerja dan bekerja.

Tentu saja sejak muda semua harus dipersiapkan. Agar di usia dewasa kita hanya tinggal menikmati hasilnya saja. Tanpa banyak penyesalan tapi kayak akan pelajaran.

  • Merelakan lepasnya pekerjaan impian

Siapa yang tak ingin awet dalam pekerjaan? Semua ingin memiliki pekerjaan yang nyaman, dengan lingkungan, gaji bahkan jenjang karir yang menjanjikan. Ya, beberapa orang merasa cukup para satu pekerjaan yang membuat mereka nyaman hingga terkesan berada di zona nyaman. Mereka tentu saja tidak salah. Sebab semua adalah pilihan, dan manusia mana saja bebas memilih.

Namun ada pula manusia lain di luar sana, termasuk mungkin kamu. Yang memilih melepas pekerjaan idaman untuk mimpi lainnya. Banyak hal yang menjadi alasan seseorang bisa melepas pekerjaan tetap mereka.

  • Sulitnya bertemu jodoh

Selain teman bermain dan bekerja, kita juga membutuhkan teman hidup atau seorang pendamping. Ada yang sudah menemukan di usia yang masih sangat belia, namun ada pula yang baru menemukan saat usia sudah tak lagi muda. Semua sama saja, memiliki waktunya masing-masing, termasuk bertemu dengan jodoh.

Ada kalanya saat teman-teman kita sudah akan merangkai hidup barunya sebagai sepasang suami istri. Namun kita yang merasa sering gagal bahkan tak kunjung menemukan tambatan hati. Merasa selalu jadi korban dari setiap persoalan hidup tentang cinta.

Kegagalan masuk universitas favorit

Setelah lulus dari sekolah menengah atas, tentu kita semua akan bersiap melakukan ujian untuk masuk ke universitas favorit. Ribuan orang berlomba untuk memperebutkan satu kursi dalam kelas di jurusan impian. Tak mudah memang. Sebab semua akan berjuang mulai dari menghabiskan waktu untuk banyak belajar dan mengikuti kursus, menghabiskan modal untuk biaya selama mondar-mandir mengikuti tes masuk universitas dan masih banyak lagi.

Tapi nyatanya semua tidak bisa dengan mudahnya masuk ke universitas favorit. Beberapa bahkan harus pulang dengan perasaan kecewa hingga sedih bahkan putus asa karena tak memenuhi nilai yang ditetapkan.

  • Teman baik pergi & buruk yang penguji

Sebelum dewasa, ada baiknya kita mengenal siapa teman kita. Akan ada orang-orang yang baik dan buruk yang menjadi teman kita. Bukan hal yang baru memang, jika teman baik lebih cepat meninggalkan kita, misalnya saja berjauhan dengan kita atau meninggalkan dunia ini lebih dulu. Sehingga kita merasa sangat kehilangan.

Namun akan ada juga teman yang tidak baik yang ikut hadir di hidup kita. Mereka bukan hanya menguji kita secara batin tapi juga fisik kita. Kita akan merasa lelah menanggapi sikap mereka.

  • Mimpi besarmu yang banyak ditentang

Tak ada orang sukses dengan mimpi yang tak ditentang orang lain. Bukan hanya dari keluarga atau teman. Bisa jadi saat kita menunjukkan mimpi kita kepada orang lain, mereka juga akan meragukan bahkan meremehkan kita. Seolah kita tak layak menjadi pemimpi besar. Mereka tak percaya dan tak mau ikut campur dalam urusan kita.

Belajar merangkai mimpi bukan hanya diajarkan sejak kecil. Belajar untuk memiliki mimpi dan mempertahankan saat kita sudah yakin memang bukan hal yang mudah. Berjuang mempertahankan keinginan dan berjuang mewujudkan mimpi akan membuat kita sadar bahwa tidak ada hal mudah yang didapatkan dengan mudah.