Sepenting Apa Keberadaan Kebun Binatang saat Ini

Sepenting Apa Keberadaan Kebun Binatang saat Ini – Kebun binatang adalah tempat favorit banyak orang. Di sini, kita bisa melihat berbagai hewan dalam jarak yang cukup dekat. Bahkan, di beberapa kebun binatang, kita bisa berinteraksi dengan memberi makan atau berfoto bersama.

Virus corona: Harimau 'dipuasakan' karena kebun binatang kesulitan memberi  makan satwa di masa wabah - BBC News Indonesia

Namun, kebun binatang dikritisi karena hewan memiliki ruang gerak yang sangat terbatas. Bahkan, ada kebun binatang yang hanya berorientasi pada uang dan tidak memperhatikan satwanya dengan baik. Lantas, mengapa kebun binatang masih diperlukan di era sekarang? Sepenting apa perannya bagi lingkungan hidup? Let’s find out together!

1. Meningkatkan populasi hewan yang terancam punah di alam liar

Kebun binatang menyelamatkan spesies yang kelangsungan hidupnya di alam liar mengkhawatirkan. Dengan cara apa? Dengan meningkatkan populasinya di penangkaran. Salah satu contohnya adalah macan tutul Amur alias Amur leopard (Panthera pardus orientalis). Dulunya, hanya tersisa 35-65 ekor di alam liar. Namun, kini terdapat lebih dari 200 ekor yang bertahan hidup di penangkaran.

Menurut / Ada pula kondor California (Gymnogyps californianus) yang jumlahnya hanya 23 ekor di alam liar pada awal 1980-an. Untuk menyelamatkan spesies tersebut, populasi yang tersisa dibawa ke penangkaran, salah satunya dipelihara di kebun binatang San Diego. Hasilnya, sekarang ada lebih dari 400 ekor di alam liar.

2. Mengedukasi masyarakat tentang pentingnya konservasi

Untuk menghindari kepunahan satwa liar, publik perlu mendapat edukasi mengenai konservasi. Mengkutip dari http://162.241.118.60/ Berdasarkan tesis yang dikemukakan oleh Michelle Lynn McElroy dari Kansas State University, edukasi tentang satwa liar dan konservasi habitat harus membahas nilai-nilai ilmiah, ekologi, dan estetika agar efektif.

Masyarakat harus mengetahui hubungan antara manusia dengan alam. Dengan begitu, mereka mengerti pentingnya melestarikan alam untuk masa depan. Ini bisa dicapai dengan menciptakan tempat senatural dan semirip mungkin dengan alam, contohnya kebun binatang atau taman safari.

3. Digunakan untuk riset atau penelitian

Data yang dicatat umumnya seputar diet, kesehatan, dan aktivitas hewan. Lalu, data ini dijadikan rekomendasi untuk meningkatkan perawatan mereka, melansir Cleveland Zoological Society.

Selain itu, peneliti dan penjaga di beberapa kebun binatang melakukan studi kognitif. Tujuannya adalah memastikan hewan berperilaku alami dan merangsang proses kognitif yang kompleks. Hal lain yang dilakukan adalah meneliti genetik untuk memastikan umur dan kesehatan hewan dalam kondisi prima.

4. Memberikan tempat berlindung dari perubahan iklim dan cuaca ekstrem di habitat aslinya

Banyak hewan yang terdampak perubahan iklim, salah satunya adalah cheetah. Melansir GVI, kenaikan suhu akibat pemanasan global bisa memengaruhi kemampuan cheetah untuk bereproduksi. Bahkan, bisa menurunkan kadar testosteron pada cheetah jantan!

Tak pelak, jumlah cheetah di habitat aslinya terus menurun. Untuk menjaga agar populasinya tetap stabil dan terhindar dari kepunahan, sebagian cheetah dipindahkan ke penangkaran.

Selain itu, perubahan iklim berdampak pada berkurangnya jumlah bambu di habitat alami panda raksasa (Ailuropoda melanoleuca). Padahal, bambu merupakan makanan pokok sekaligus tempat untuk berlindung bagi hewan berwarna hitam-putih itu.