Terlihat Sangar dan Unik, Inilah Fakta Lain Kucing Sphynx

Terlihat Sangar dan Unik, Inilah Fakta Lain Kucing Sphynx

Terlihat Sangar dan Unik, Inilah Fakta Lain Kucing Sphynx

Kucing Sphynx – Pernahkah kamu melihat kucing Sphynx? Ya Kucing yang kulitnya terlihat berkerut-kerut dan tidak memiliki bulu ini memang terlihat unik sendiri dengan keunikannya. Namun, apakah kucing Sphyxn benar-benar tidak memiliki bulu?

Yuk deposit s128 via pulsa ketahui berbagai fakta lainnya tentang kucing satu ini

Asal-usul Kucing Sphynx

Kucing jenis Sphynx

Meskipun bernama Sphynx, bukan berarti kucing ini berasal dari Mesir lho. Nama tersebut diambil dari patung Sphynx yang berada di Mesir. Kucing Sphynx ini sendiri sebenarnya berasal dari Kanada dan merupakan salah satu jenis kucing hasil rekayasa genetik.

Di tahun 1960, sepasang kucing Kanada yang memiliki bulu pendek melahirkan anak-anak tanpa tanpa bulu. Sejak saat itulah, program pengembangbiakan kucing-kucing tanpa bulu dimulai. Setelah itu, di tahun 1979, induk kucing tanpa bulu yang bernama Bambi melahirkan dua ekor kucing tanpa bulu yang diberi nama Punkie dan Paloma.

Maka pada tahun 1983, Punkie dan Paloma dikembangbiakkan. Kucing-kucing inilah yang kemudian menjadi dasar pengembangan kucing ras Sphynx. Bisa dikatakan bahwa merekalah yang menjadi nenek moyang sebagian besar kucing Sphynx yang ada saat ini.

Tidak Sepenuhnya Tanpa Bulu

Kucing jenis Sphynx

Jika dilihat sekilas, kucing Sphynx ini tampak seperti tidak memiliki bulu. Namun ternyata, kucing ini tidak benar-benar botak lho. Karena jika diamati, ternyata tubuh kucing ini juga ditumbuhi bulu-bulu halus di beberapa bagian. Seperti pada bagian telinga, kaki, ekor, dan di dekat organ kelamin. Selain itu, kucing Sphynx juga memiliki berbagai macam pola dan warna pada tubuhnya.

Karena memiliki kulit berminyak, kucing ini juga harus mandi setiap satu atau sampai tiga minggu sekali. Hal ini agar pori-porinya tidak tersumbat minyak dan minyak dari kulitnya tidak menempel pada benda-benda di dalam rumah.

Baca juga: Fakta Seputar Ubur-ubur Kotak, Makhluk Laut Paling Mematikan!

Sifat Kucing Sphynx

Kucing Sphynx

Meskipun wajahnya kelihatan tampak sangar, namun kucing Sphynx memiliki sifat yang sangat ramah dan suka mencari perhatian lho. Kucing ini pun begitu mudah akrab dengan manusia dan hewan peliharaan lainnya, bahkan termasuk anjing sekalipun. Kucing Sphynx juga begitu aktif dan suka bermain.

Karena memiliki sifat yang sangat suka bersosialisasi, kucing Sphynx pun menjadi sangat membutuhkan perhatian tuannya dan tidak bisa ditinggal sendirian di rumah. Jika kamu harus meninggalkan kucing Sphynx di rumah dalam jangka waktu yang lama atau sering, maka sebaiknya kamu memiliki hewan peliharaan lebih dari satu untuk menemani kucing tersebut agar tidak kesepian. Tak perlu khawatir, karena kucing Sphynx dapat mudah bersahabat dengan hewan peliharaan lainnya lho.

Masalah Kesehatan

Kucing jenis Sphynx

Kucing Sphynx termasuk jenis ras yang sehat, lincah dan kuat. Rata-rata usia harapan hidup kucing Sphynx antara 8 hingga 14 tahun. Meskipun demikian, ada beberapa masalah kesehatan yang muncul karena ketiadaan bulu tebal yang menutupi tubuhnya.

Masalah kesehatan juga sering muncul pada anak kucing Sphynx yang baru lahir. Mereka dapat terserang infeksi saluran pernapasan karena kedinginan, dan juga memiliki sistem pencernaan yang sangat sensitif. Oleh sebab itu, kucing Sphynx wajib diberi imunisasi ketika masih kecil untuk menghindari berbagai penyakit yang parah.

Sumber: Beautynesia.id