Warga Jabar Tak Pakai Masker Akan Didenda Rp100-250 Ribu

Warga Jabar Tak Pakai Masker Akan Didenda Rp100-250 Ribu

Warga Jabar Tak Pakai Masker Akan Didenda Rp100-250 Ribu

Warga Jabar Tak Pakai Masker Akan Didenda Rp100-250 Ribu – Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Jawa Barat. Masyarakat diwajibkan pemakaian masker bagi masyarakat yang beraktivitas di luar rumah. Pelanggar aturan tersebut bisa dikenai denda Rp100-250 ribu atau kerja sosial.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Jabar Ridwan Kamil mengatakan, keputusan hukuman itu dikeluarkan seiring menurunnya kedisiplinan masyarakat menerapkan protokol kesehatan saat berkegiatan di luar rumah.

“Kami akan mendisplinkan (pakai masker), karena proses edukasi sudah dilakukan, proses teguran sudah dilakukan. sudah masuk sesuai komitmen kami, yaitu tahap ketiga, yaitu mendisiplinkan dengan denda,” kata Kang Emil dalam jumpa pers di Makodam III/Siliwangi, Kota Bandung, Senin.

#Demi menanggulangi kasus corona agar tak menyebar

Kebijakan tersebut mulai berlaku pada Senin 27 Juli 2020. Saat ini, kata Kang Emil, pihaknya sedang mematangkan Peraturan Aplikasi S128 Apk Gubernur (Pergub) yang akan menjadi payung hukum dan pengecualian dari aturan tersebut.

“Pemberlakuan dendanya akan dimulai pada 27 Juli. Selama 14 hari, kami akan memfinalisasi sosialisasi kepada masyarakat. Sehingga, selama 14 hari, kami beri kesempatan kantor dan institusi mewajibkan khayalak di institusinya menggunakan masker,” ucapnya.

Kang Emil menyatakan, pemberlakuan denda tersebut bertujuan meningkatkan kedisiplinan masyarakat terapkan protokol kesehatan di ruang publik. Sebab, kedisiplinan masyarakat amat penting dalam pencegahan penularan Covid-19.

“Tidak perlu ada denda asal kedisiplinan itu ada. Tapi, karena laporan dari Pak Kapolda Jabar dan kita lihat sehari-hari, banyak orang tidak menggunakan masker di tempat umum, maka opsi ketiga. Setelah edukasi, dan teguran, denda ini akan diberlakukan,” katanya.

Angka reproduksi (Rt) Covid-19 di Jabar pun mengalami peningkatan menjadi 1,73. Berdasarkan data PIKOBAR (Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Jabar) pada Senin 13 Juli 2020 pukul 15:41 WIB, 5.077 warga Jabar terkonfirmasi positif, 3.014 pasien positif aktif, dan 186 meninggal dunia.

Sementara jumlah pasien sembuh Covid-19 yakni 1.877. Sedangkan, jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 11.229, selesai pengawasan 10.236 orang, dan pasien masih dalam pengawasan sebanyak 993 orang.

Untuk ODP sebanyak 56.074 orang, selesai pemantauan 54.331 orang, dan masih dalam pemantauan 1.743 orang.

Guna menghambat laju infeksi Covid-19, Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Jabar mengambil langkah tegas, salah satunya memberlakukan denda kepada masyarakat yang tidak menggunakan masker saat berkegiatan di luar rumah.